First Trial : #Decoupage

Halooo! Lama bener nggak isi blog.. Bukan karena nggak ada hal yang ingin diceritakan, tapi ternyata bulan Juli ini jadi bulan yang cukup drama alias amsyong buat saya. Riweuh!

Anyway, selamat Idul Fitri, ya.. Sebagai orang Indonesia, maka lazimnya, saya akan memohon maaf lahir batin, jadi dari bulan Syawal ini, kita kembali dari Nol lagi. (APANYA?) :p

Nah, kalau sudah memasuki libur lebaran yang panjangnya suka nggak masuk akal, saya suka cari-cari kegiatan. Dari dulu, saya kurang sreg dengan konsep libur kelewat panjang. Otak suka jadi idle, kak. Mendingan cari kegiatan apa gitu, ya, yang bikin otak tetap bekerja, jadi nggak diam saja.

Kayak beberapa waktu lalu, akhirnya saya coba yang namanya Decoupage. Saya kenalan sama keterampilan ini dari Ibu, yang sudah lebih dulu kena racun tempel tissue.You know crafting can be that addicted, right?

Jadi apa, sih, Decoupage itu?

de·cou·page.
dāko͞oˈpäZH/
noun 
the art or craft of decorating objects with paper cut-outs.
Originally from France, 1960.
Ibu sudah membuat banyaaakkk sekali kerajinan menempel kertas tissue ini, dari mulai tas, dompet, box, kaleng, topi, kanvas, hingga botol kaca. Ini dia beberapa hasil karya beliau:
Tadinya saya nggak tertarik mencoba. Bukannya apa-apa, tapi takut ketagihan. Hahahaha.. Hingga kemarin, ketika mengantar ibu belanja perlengkapannya di daerah Cimahi, saya ketemu sama kertas tissue bermotif rubah. Yes, they have Fox. In the wood! Lucu banget, jadinya beli, dan akhirnya memutuskan untuk minta diajarin sama Ibu. Dan korban percobaan pertama saya adalah clear case hp dari silikon yang jarang saya gunakan. Gimana, Saz? Susah? Namanya keterampilan, jadi butuh tangan telaten dan sabar. Dari mulai ngelupasin si lapisan tissue, nungguin Gesso kering, nungguin cat kering, nungguin lem kering. Hidup nunggu! Hehehehe..

Nah, kalau mau cari tahu lebih banyak soal Decoupage, bisa Googling dulu. Kalau nggak nemu jawabannya, terus mau tanya ke sini, monggo juga, nanti saya teruskan ke ibu. Untuk perlengkapan dasarnya bisa dimulai dengan:

  • Gesso
  • Cat Akrilik
  • Lem atau Modge Podge
  • Kuas
  • Kertas Tissue yang untuk Decoupgade
  • Hair dryer kalau mau mempercepat proses pengeringan.
  • Clear Varnish

Umm, kayaknya sudah semua, sih! Semoga nggak kurang lengkap hihihihi. Jangan lupa sediakan waktu yang cukup supaya nggak banyak gangguan (seperti cucian yang harus dijemur atau nyuci piring yang numpuk, atau anak balita yang lari-lari sembarangan). Saran saya, mending pas anak tidur siang atau ya, malam hari. Karena kalau lagi bikin-bikin begini, nggak enak jika ada interupsi x)

Selamat mencoba!

 

 

3 thoughts on “First Trial : #Decoupage

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s