My Kind of Diapers Bag!

Salah satu hal yang pernah masuk dalam list belanjaan persiapan punya anak adalah Diaper Bag alias tas perlengkapan bayi. Tas ini sepertinya dianggap cukup penting, karena hampir semua blogger ibu-ibu menyarankan untuk membeli satu tas khusus saat bayi sudah lahir nanti.

Sebetulnya, sebagai seseorang yang nggak pernah bawa tas lebih dari satu, saya merasa bingung. Saya ini dipanggil “jin kura-kura” pas zaman sekolah, karena selalu membawa ranse besar untuk membawa semua buku pelajaran, baju olah raga, hingga bekal makanan. Saya bukan anak yang menenteng tas bekal atau tas plastik berisi baju olah raga. Lalu setelah tahu kalau brand sekelas Kate Spade aja ngeluarin Diaper Bag, saya makin bingung? Is it essential?

Nah, ketika mengunjungi salah satu pameran perlengkapan ibu dan anak saat masih hamil, saya mengunjungi satu-satunya booth yang menjual tas, dan seketika mundur setelah melihat harganya. Nggak tahu saya yang kuper, apa memang harga tas bayi memang segitu mahalnya. Tapi saya beneran nggak pengin beli tas itu aja. Walau punya uang, mending beli Longchamp Le Pliage Neo x))

Tapi namanya clueless, ya. Tetep aja beli tas yang ceritanya bakal jadi diaper bag, dan cuma dipake 1 bulan, karena nggak tahan ribetnya bawa-bawa tas banyak, haha! Akhirnya saya memutuskan untuk memakai tas yang ada. Karena saya pecinta Hobo/Tote Canvas Bag, jadi sebetulnya urusan tas ini nggak terlalu ribet. Lagian ada inovasi bag-in-bag organizer yang akhirnya jadi penyelamat. It’s a win-win solution for people like me who doesn’t tend to buy that overpriced diapers bag with not so cute prints. 

Jadi sebetulnya apa yang perlu dimasukkan dalam diaper bag ala-ala ini sih? Menurut saya, kebutuhan setiap ibu dan anaknya itu berbeda. Jadi tidak bisa dipukul rata. Ini saya tulis list sesuai kebutuhan Menik yang saat itu terhitung sebagai bayi tanpa botol dot dan heavy wetter alias doyan pipis! x))

Usia 0-6 bulan :

  • 4 popok sekali pakai
  • 1 set clodi
  • 1 kain alas (muslin)
  • 1 pak tissue kering
  • 1 pak tissue basah
  • 2 baju ganti
  • 1 pasang kaos kaki
  • baby cream, minyak telon, baby cologne

Usia 6-24 bulan:

  • 4 popok sekali pakai
  • 1 kain alas (muslin)
  • 1 pak tissue kering
  • 1 pak tissue basah (yang aman untuk lap mulut)
  • 1 set baby utensils (mangkok, sendok)
  • 1 botol air minum
  • 2 baju ganti
  • 1 celemek
  • 1 handuk kecil
  • Minyak telon, baby cologne

Usia 2 tahun dan selanjutnya:

  • 1 pak tissue basah
  • 1 pak tissue kering
  • Sabun kertas, baby cologne, minyak telon
  • 2 set baju ganti
  • 1 botol air minum

:)) Iya, gitu aja. Makanya semua muat di bag organizer tadi, lalu slep aja, masukkin ke tas yang mau saya bawa. Jadi nggak ada cerita saya nenteng dua tas. Karena saya memang nggak suka ribet, dan maunya begini saja. Kira-kira begini, deh, penampakkannya:

lilyjade21.jpg1

Gambar dari sini

Fokus pada bag organizer-nya, ya, buibu! Jangan ke merek Lily&Jade yang memang punya desain diaper bag super cakep! x))

Kenapa tiba-tiba ngomongin tas ini, sih, Saz? Karena sebetulnya sudah lempar di Twitter pas beberapa waktu lalu lagi jalan-jalan lalu lihat ibu-ibu ribet banget sama toddler usia 1 tahunan gitu. Mesti ngangon anak yang yang belajar jalan, dengan tas di kanan-kirinya. Duh, I feel you, bu! Punya anak yang lagaknya udah lancar jalan padahal masih ala drunken master gitu alias oleng dengan potensi jatuh 80%, hehe. Kalo begitu, mendingan bawa bagpack, deh! Serius, invest yourself for Jansport, maybe Fjällräven Kånken or whatever brand you like, pastikan kuat dan tahan air, lalu beli bag organizer ini untuk mengakomodir perlengkapan perang. Semacam Joanna Goddard begini, nih:

best-diaper-bag-backpack-storq-3-680x952

Gitu buibu! hehehehe, jadi gimana? Ada cerita soal pemilihan diaper bag dan bagaimana mengatur isinya kalau harus bawa bayi keluar rumah buat jalan-jalan, belanja kebutuhan kulkas, dan lainnya?

Sebagai ibu tanpa ncus alias asisten dan suami yang hobi nguli event, saya sih mempercayakan ke bag-in-bag organizer dan memilih Sling/Bagpack sebagai penyelamat postur tubuh dan kepraktisan hidup.

Any thoughts?😉

3 thoughts on “My Kind of Diapers Bag!

  1. Hai Mbak Sazkia. Saya juga gitu males ribet bawa tas lebih dari satu, Makanya saya selalu pilih tas ukuran gede. Soal bawa anak keluar saya cenderung cuek dan nggak pernah repot. Tinggal cemplungin semua ke dalam tas saya. Udah. Bener-bener nggak terorganisir >.<

  2. Ah I’m so much with you, mbak! Saya gak suka bawa2 banyak tas kalo bawa anak,mending brg2 anak masuk tas kita ato brg kita masum tas anak skalian. Dan kyknya diaper bag tu emg lbh enak bentuknya ransel ya, kalo gendong lebih free rasanya.
    Betewe, Lili&Jade nya itu emang bikin salah fokus kaliiiiii *mupeng*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s