Why Volunteering?

volunteers

Gambar dari sini

“Kalau ada orang mau pinjam uang, dan di dompet tinggal 100.000, berikan yang 50 ribu dan ikhlaskan. Jadi dia tidak hutang, dan kamu tidak berbohong karena bilang tidak punya uang.”

“Bantuin, kak, temannya. Kasihan, dong, kalau nggak punya buku, gimana dia mau belajar. Kakak bisa ambil uang dari celengan, lalu belikan buku. Atau fotokopi buku kakak, dan kasih ke dia.”

Dan masih banyak lagi pelajaran soal kasih sayang saling memberi yang diberikan almarhum Bapak ke saya. Dari mulai berpartisipasi di kegiatan kerja bakti, jadi panitia 17-an di komplek, jadi panitia di setiap acara sekolah, seolah-olah saya banci tampil, padahal semua yang dikerjain nggak ada uangnya, haha. Tapi saya jadi tahu rasa bahagia bisa membantu orang yang sedang kesusahan dan tentunya merasa bersyukur ketika mendapat bantuan saat saya sedang dalam situasi susah.

Inilah kenapa saya selalu ingin menjadi volunteer.

Menjadi pekerja tanpa bayaran dan membantu memenuhi kebutuhan orang lain. Sayang sekali, menurut saya di Indonesia ini akses menjadi volunteer tidak terlalu terbuka. Entah saya yang kurang pengetahuan atau bagaimana, tapi saya tidak terlalu sering membaca job opening menjadi volunteer kecuali menjelang pemilu untuk mendukung calon-calon pemimpin.

Pucuk dicinta ulam tiba. Di akhir tahun 2015, saya membaca postingan blog Chica yang mencari relawan untuk Pustakalana. Tanpa ragu, saya langsung kirim email yang balasannya baru masuk sekitar 1 bukan kemudian.

Long story short, saya diterima jadi salah satu relawan. Mulai dari menempel label, menempel barcode, membantu beres-beres perpustakaan hingga siap buka, dan akhirnya menjadi admin yang bertugas menjaga Pustakalana pada waktu yang dipilih.

Lalu artinya kalau jadi volunteer, nggak ada gajinya dong? Iya, betul sekali. Saya kurang ngerti juga kenapa rasanya saya senang jika bisa berguna membantu atau mengerjakan sesuatu tanpa mengharap upah apapun. Jadi seperti sudah tahu mana pekerjaan yang mau saya lakukan untuk uang dan mana yang mau saya lakukan dengan sukarela.

It feels just right.


Bekerja dengan sukarela, melihat orang lain bahagia dengan apa yang kita lakukan itu seperti obat hati. Membuat saya bersyukur atas apapun. Dan saya membutuhkan ini.

Jadi kenapa mau jadi volunteer? Jawabannya karena saya senang bekerja tanpa aturan atau kejaran setoran demi menambah pundi dan nama perusahaan x)) Eh, bukan berarti saya anti kerja ya. Ya kecuali saya kawin sama milyuner yang punya gudang uang kayak Paman Gober, jelas banget kalau saya masih membutuhkan uang untuk hidup. Tapiiii, saya percaya, dengan mengikhlaskan diri menjadi relawan, nantinya ada rezeki dalam bentuk apapun yang diberikan secara ikhlas oleh Alah SWT. (cieee, numben bijak!)

volunteer

Apa, sih, yang didapat dari menjadi relawan?

Yang pertama tentunya jaringan pertemanan yang semakin luas, pengetahuan yang lebih banyak, pengalaman yang menyenangkan.


Dan nggak ada yang lebih membahagiakan saat melihat kontribusi kamu ternyata berguna untuk banyak orang. Cobain, deh, sesekali jadi relawan. Temukan hal-hal baru yang membuat diri Β terasa lebih berarti.

Ah, masa, sih? Beneran?Β Ya udah, jawabannya sebenarnya untuk pertanyaan kenapa jadi volunteer adalah supaya bisa foto sama Pak Wali alias Kang Emil! HAHAHAHHAHA x))

But seriously, you have to, at least for once, join something and become their volunteers. Cari sesuatu yang sesuai minat, jadi bekerja sukarela ini bisa dilakukan secara maksimal.Β Di sini ada yang pernah jadi volunteer? Seru, kan?

5 thoughts on “Why Volunteering?

  1. Maaciiii volunteer tauladan Pustakalana! πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ˜˜.

    Aku pun mirip2, kesannya banci tampil aktif banget jd volunteer ini itu, tapi emang bikin happy yaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s