Ke Dokter Gigi, Yuk! 

Senin lalu, Menik ke dokter gigi. Untuk pertama kalinya. Jadiiii, sebetulnya saya sudah niat membawanya sejak 6 bulan setelah gigi pertamanya tumbuh. Tapi karena ada aja halangannya, jadi baru bisa ketemu dokter gigi sekarang 😅 (yup, my bad ✌🏽️)

Anyhow, ketik berangkat, saya sempat bimbang apakah Menik mau dibawa ke RSIA Limijati yang punya klinik gigi sendiri dan medrec Menik ada di sana, atau ke RSGM Maranatha atau Sekeloa atau Riau. Tapi hati saya memutuskan untuk jalan ke RSGM Unpad di Sekeloa. Dan alhamdulillah, pilihan ini tidak salah.

((( sayup-sayup terdengan hymne UNPAD )))

img_0865

Jadi begini, karena saya kuliah di Unpad, jadi saya tahu bagaimana kualitas FKG dan mahasiswanya. Saya sendiri pernah beberapa kali menjadi pasien percobaan teman. Maklum, namanya juga mahasiswa, jadi kalau bisa scalling (membersikan karang gigi) gratis kenapa enggak, yekaann?! Nah, karena itulah kenapa hati saya dengan sigap membantu si otak untuk memtuskan belok ke Sekeloa.

Setelah mengambil karcis parkir, kami langsung menuju ke belakang, ke gedung RSGM. Di sana, kami daftar dulu di meja depan. Isi formulir, bayar Rp5000 dan ditanya “apakah mau ke residen atau dokter spesialis?” Awalnya saya minta ke Dokter Gigi Spesialis, tapi rupanya perawat menjelaskan, kalau Dokter Gigi Spesialis hanya bisa ditemui setelah bikin janji. Jadi hanya bisa ke Dokter Gigi Residen. Dokter Gigi Residen ini adalah Dokter Gigi Umum yang sedang mengambil spesialis. Seluruh tindakan akan melalui acc dosen alias dokter spesialis yang jaga saat itu. Jadi insya Allah aman, ya!

Setelah menunggu sekitar 30 menit setelah beres mendaftar, akhirnya kami dipanggil ke atas oleh suster lalu menunggu jatah dokter gigi residen. Dan hari itu, Menik berkenalan dengan drg. Rizka. Pertemuan pertamanya dengan dokter gigi ini berjalan mulus. Entah karena moodnya memang sedang baik, over excited, atau memang pembawaan dokternya yang ceria, yang membuat Menik merasa nyaman dan santai. Tapi satu hal yang membuat moodnya semakin baik adalah rasa ‘wuaahhh’ ketika tahu kursi tempat dia duduk, bisa naik turun secara otomatis x))

img_0844

Sebelum Menik membuka mulut, drg. Rizka menanyakan soal kebiasaan makan Menik. Apakah suka makan yang manis? Makannya diemut atau tidak? Sampai ke ritual sikat gigi setiap hari. Kemudian pemeriksaan lanjut ke acara buka mulut “aaaaa…”😀 Setelah diperiksa dengan seksama, gigi Menik ini secara keseluruhan dalam keadaan baik. Namun ada karies di 4 gigi serinya. Dokter Gigi Rizka menawarkan untuk menambal. Kenapa harus ditambal? Karena saat ini usia Menik baru 4 tahun, jika karies ini didiamkan saja hingga gigi susu ganti ke gigi permanen, nantinya bisa terjadi kerusakan jaringan gigi yang lebih parah. Jadi lebih baik ditambal untuk menghentikan pelebaran karies.

img_0849

Karena akan dilakukan tindakan, drg. Rizka konsul ke dokter spesialis, dan ketika kembali dengan lembaran acc, Menik penasaran dengan pembuatan bahan tambalnya. “Kenapa gigi Menik harus ditambal?”. “Kok bisa karies?”. “Karies itu apa?”. “Itu dokter bikin apa?” daaaannn masih banyak lagi pertanyaan yang terlontar dari mulut Menik. Dan ternyata dengan sabar, dokter Rizka menjawab dengan simpel hingga Menik puas dan tetap merasa nyaman duduk di kursi dokter gigi. Proses tambal berlangsung sekitar 15 menit, setelah itu Menik dipersilahkan kumur dan diingatkan untuk jangan lupa menyikat gigi dua hari sekali dan minum air putih setiap habis makan yang manis.

Beres, deh! Kunjungan perdana ke dokter gigi ini berlangsung sukses karena tidak ada trauma dan drama sama sekali. Dompet ibunya juga nggak trauma karena biaya konsultasi ke residen hanya Rp15.000 dan biaya tambal 4 gigi adalah Rp100.000 *TRING* hemat, kan? Oh iya, di RSGM Sekeloa ini juga menerima pasien BPJS, tapi saya kurang jelas soal prosedur dan lainnya.

img_0862

Yuk, bawa anak kita ke dokter gigi, dan biarkan mereka merasakan serunya memeriksa dan memelihara kesehatan gigi & mulut. Salam senyum 3 jari!😀

 

RSGM UNPAD

Senin-Jumat : 08.00-16.00

Sabtu-Minggu: 09.00-15.00

Jalan Sekeloa Selatan I, Coblong, Jawa Barat 40132

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s