Lips Gone Matte: Lip Cream VS Lipstick

lip2

Gambar dari sini

Ceileh, gayanya mau nulis soal pewarna bibir ala beauty blogger, padahal baru rajin beli lipstik setahunan, kan? x)) Ya boleh, ya, berbagi pengalaman amateur seputar lippen alias gincu alias pewarna bibir. Sebelum panjang, saya mau cerita dulu. Dulu saya pakai pewarna bibir hanya kalau mau ngeMC alias manggung membawakan acara. Itu juga cuma punya dua pewarna andalan: MAC Kinda Sexy dan satu jar Lip Tint Red Berry dari The Face Shop. Selalu beli itu, nggak pernah yang lain, nggak pernah cobain juga lipstick orang lain. Oh, pas kerja di majalah, pernah beli NARS yang Tonkin, sih, hehehehe, my most expensive lipstick -yang bikin nggak mau beli lagi tapi sampe sekarang kepikiran shade Carthage dan Montego Bay! :p Nggak tau, deh, ya, tapi menurut saya pakai lipstick itu lumayan bikin ribet. Karena kalau makan, pasti hilang, jadi harus pake lagi. Gitu aja alasannya, tapi sukses bikin saya nggak pernah ribet mikirin warna bibir.

Godaan syaiton lipstick mulai mengganggu iman ketika saya melihat Puche posting lipstick Wardah Velvety Brown, yang ternyata warna (dan harganya) cocok banget sama saya. Dan ini merupakan serial lipstick matte, bukan yang Longlasting, jadi nggak kering di bibir sama sekali. Karena memang nggak suka dengan lipgloss dan konsep bibir mengilap, saya mulai melirik lipstick merek lain yang diposting sama teman-teman saya di akun IGnya. Kenapa? Tren bibir MATTE inilah yang bikin mata saya melek, bahwa banyak banget merek, jenis, dan warna yang harusnya saya coba.

lip11

Nah, yang sering diposting sama teman-teman ada dua jenis, nih. Lip Cream dan Lipstick biasa. Saya kenalan sama Lip Cream pertama kali dengan merek NYX. Warna pertama yang saya beli adalah Amsterdam. Iya, pas beli itu, saya baru sadar kalau mewarnai bibir dengan warna merah itu punya efek ajaib mencerahkan wajah. Jadi cuss jadi warna merah, pilihannya jatuh ke Amsterdam. Belinya di Mahmud (toko kosmetik serba ada di Bandung), waktu itu NYX Soft Lip Cream ini belum masuk ke Indonesia, dan saya kurang percaya melihat pilihan warnanya via foto di IG. Maunya lihat dan coba langsung. Hehehehe! Waktu pertama beli, harganya masih Rp125.000.

Setelah NYX, saya melihat ada banyak sekali merek Lip Cream dari mulai Bourjouis, Lime Crime, Anastasia, Color Pop, Girlactik, Kat Von D, LA Splash, LA Girl, dan masih banyak lagi. Tapi melihat beberapa merek yang banyak dipilih ternyata harganya diatas 300ribu, saya maju mundur cantik gitu mau belinya. Dan selalu mundur setiap mau order ke sista di IG, hahaha! Maaf ya, sis, yang penting nggak Hit ‘n Run, ya! Sampai saya melihat postingan di IG @PreOrderByMimo (yang ternyata barangnya semua ready, nggak pake PO) merek L.A Girl Matte warna Rebel yang dipilihin Menik karena katanya “ibu cantik pakai warna ungu!” -akibat nonton swatch di YouTube! barengan, haha. Pas sampai dan dicoba, Alhamdulillah, pede makenya x)) Udah, saya cuma punya dua itu aja.

Enaknya, lip Cream Matte ini memang tahan lama dan non transferable, cium suami nggak nempel, dan terutama pas dipakai wudhu, nggak luntur (which makes me think about “apakah wudhu saya sah?”). TAPI duo Lip Cream ini tetap aja menghilang, terutama di bagian dalam bibir kalau dipakai makan bakso atau siomay. Keselnya si warna pindah ke gigitan bakso. Kan gimana gitu, ya, liatnya! hehehehe

lippp

Akhirnya perlahan tapi pasti, saya kembali ke haribaan Wardah Matte Velvety Brown. Dan akhirnya karena penasaran pengin pake pewarna bibir yang matte-opaque seperti hasil akhir lip cream, jadi tergugah mencoba budget lipstick Wardah Long Lasting, Wet ‘n Wild, dan Purbasari. Kenapa pelit banget? Cari lipsticknya dibawah 100ribu? Ya, sejak punya kewajiban bayar sekolah anak, beli beras, gas, telur, dan sebagainya, jadi mikir dua kali kalau mau beli lipstick 200-300ribuan. Karena habis dipakai kan dihapus, yaaaa.. sayang gitu rasanya, huhuhu. Walau pernah, sih, impulsif beli Bourjouis pas dapet fee nulis lumayan gede sete;ah baca review dari Febby. Tapi abis gitu yang ada malah nyesel, bagus warnanya, tapi sebel aja sama harganya hahahaha. Jadi kayaknya nggak mau impulsif lagi, deh.

Bukti berhasil menahan diri: SUKSES NGGAK IKUT BELI LIPSTICK PAS BUKA PO KOSMETIK UK BARENG GITA x)

Back to matte lipstick. Awalnya saya pakai Wardah Longlasting yang Cherry Glam. Warnanya kayak Russian Red (ini pernah coba pas ada MUA yang makein ini ke Fahrani buat pemotretan) and I LOVE IT. Buat beberapa orang, Wardah Long Lasting ini suka bikin kering. Di saya, alhamdulillah, enggak. Lalu cobain yang nomor 3 alias Simply Brown akibat lihat postingan Noni, suka juga. Sempet diem lama, nggak beli-beli lipstick, walau sering banget scroll timeline @thelipstickmafiaaa atau search pake hashtag di IG.

Lalu tiba-tiba muncullah merek Purbasari disebut-sebut, terutama sama para bencong lipstick FD. Gemas ingin coba, kan, jadinya?ย Lagi-lagi nggak pengin beli OL, karena mau swatch sendiri. Menurut Ira, carinya di Naga, Tiptop, atau malah toko kosmetik pasar tradisional. Jadilah saya berangkat ke Borma di Setiabudhi, Bandung. Alhamdulillah ketemu, dan beli nomor 82 plus 90. Fuchsia dan Nude. Eh, beneran enak ternyata. Lebih lembab daripada Wardah. Opaque, non streaky! It’s just perfect. Harganya murah, staying power ya gitu aja, but it’s matte!ย Lipstick terakhir yang saya beli dibawah 50ribu adalah Wet ‘n Wild. Ini enak juga, dong. Gampang dipulas, hasil akhir matte. Walau nggak bisa bohong kalau lipstick ini nempel kemana-mana, just like Wardah Matte.

lip1

Gambar dari sini

So I know it’s not a long list but I’ve been three Lip Cream and three Lipstick. All matte. Seperti yang saya suka, yang juga jadi tren bibir belakangan ini. Kalau disuruh milih, I go with the conventional Lipstick. Karena bibir yang sudah pakai lip cream lalu diajak makan bakso ini akan membuat warna bibir saya jadi ngeselin. Nggak enak diliat, deh, pokoknya. Sedangkan lipstick biasa, ya udah ilang gitu aja warnanya kalo diajak ngebakso, but hey, hilang sempurna, nggak ninggalin stain di bakso, dan ya udah tinggal pulas ulang aja.

How about you, girls? Seiring dengan tren matte ini, lebih suka si lip cream atau lipstick?

10 thoughts on “Lips Gone Matte: Lip Cream VS Lipstick

  1. Gue sih lebih suka lipstik biasa Ki. Abis yang liquid asa ribet makenya. Supaya rapi, kudu pake lip brush segala lah. Trus bener katalo, kalo kehapus, cuma separo. Lah kan nanggung ya sis.

    Kalo lipstik batangan (duh bahasanya), bisa dipake sambil nyetir, bahkan tanpa kaca juga cus deh. Ngeratainnya IMHO lebih gampil juga daripada liquid lipstick yang cepet kering dan kudu dihapus pake remover. Plus, harganya biasanya murce๐Ÿ˜€

    Btw sis, nantikan PO european makeup thingies akoh dan Lita ya minggu-minggu ini. *lah jadi spam gini hahaha*

  2. Akhirnya mbak Saz buka obrolan lipstik juga.. hehehe
    Aku setahun belakangan ini juga jadi agak meningkat kesedengan belanja lippen-nya. Mau bokek, kalo liat lipstik lagi murce ada aja duitnya (motong jatah duit jajan baso)๐Ÿ˜€
    Lip cream yang aku kenal pertama kali dan masih setia dipake ampe sekarang yaa si NYX itu. Shade pertama aku marocco dan addis abiba. Yang lain belom pernah nyoba. Pengen nyoba L.A Girl tapi tiap mau ngontak sista IG kok masih ketahan-tahan hihihi.
    Kalo aku disuruh milih lip cream ato lipstick ato lipgloss pun.. mungkin susah.. Kalo lagi pake lipstick lebih impulsive ke warnanya aku mbak๐Ÿ˜€ .. yang ada di kepala di pagi hari, mikirin pake baju apa sama kira-kira warna lipstik apa yang cocok. hihih. Urusan ntar lipstiknya fading menjadi belakangan๐Ÿ˜€. As you said, kalo ilang ya tinggal touch up hihihi.
    Daaan aku juga lebih suka penghias bibir yang sifatnya matte dibanding yang glossy-glossy. Walopun tetep punya lipstik glossy buat jaga-jaga hihih. Kemarin sempat ngelirik ABH, Girlactick, Lonely Planet, daan harganya masih bikin nangis. Masih eman-eman ngabisin duit 300rb buat lipstick doang. Jadi aku cuma mem-budget beli lipstik under 100rb ya tapi kadang suka khilap tiba-tiba beli 5 sekaligus๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s