Short Trip To Malang [PART 1]

Dua minggu lalu, saya dan Menik liburan berdua ke Malang, Jawa Timur. Ini liburan asal-asalan. Asal ambil keputusan, asal dikasih izin sama suami, dan asal Nindya senang :p Jadi sebetulnya, saya nggak ada rencana liburan keluar kota (apalagi sampai harus naik pesawat) dalam waktu dekat. Tapi salah satu sahabat saya yang sedang ambil studi spesialis bedah THT-KL minta tolong ditemani selama dirinya mengikuti Pekan Ilmiah Nasional IX PERHATI-KL di Malang. Karena kasian, ya, bok, suaminya lagi di Canada, sementara suami eike ngasih izin jadi langsung TRING! Beli tiket pesawat!!

Tanpa itinerary apapun, berbekal googling, akhirnya saya memutuskan akan banyak menghabiskan waktu di kota Batu. Di Batu ini ada Batu Secret Zoo yang kabarnya berstandar internasional dengan kumpulan hewan super sehat, ada museum Angkut yang juga merupakan museum transportasi terbesar di Asia, lalu ada Batu Night Spectacular atau BNS yang seperti pasar malam tradisional namun penuh dengan lampu-lampu spekta. Tiga tujuan tersebut yang jadi highlightnya. Sisanya bisa dihabiskan di Malang, untuk wisata kuliner alias MAKAN-MAKAANN! Atau bisa sekalian aja impulsif ke Bromo. Ya kan? Jadi kalau mau contek itinerary sebetulnya nggak akan ada hehehehhehe :p

Jpeg

Jpeg

Kami berangkat hari Kamis, 20 Agustus 2015. Dari Bandung menuju Surabaya dengan maskapai Air Asia. Perjalanan selama 50 menit di udara terbilang lancar, hanya sekali turbulence dan pas mau mendarat, Menik mengeluh telinganya sakit. Udah makan 4 permen, minum air, sampai tutup hidung-mulut dan buang nafas, tetap tidak membantu. Akhirnya anaknya tidur di 10 menit akhir penerbangan, dan eike gendong balita 14 kilo turun dari pesawat bawa dua tas, ambil bagasi lalu geret koper, dan akhirnya naik taksi. RIBET? Namanya pergi sama balita hahaha, ada aja hal tak terduga yang terjadi. Oh iya, selama perjalanan ini saya tidak membawa stroller atau gendongan. Saya yakin aja, kalau Menik akan bekerjasama dengan baik, secara tidak ada Ayah yang biasa jadi tag team Ibu kalau jalan-jalan.

Dari Surabaya, saya naik taksi Blue Bird yang include service dari Air Asia, tarifnya Rp110.000/orang, menuju kota Malang langsung ke Ibis Styles Hotel. Perjalanannya sekitar 2 jam, mirip-mirip Jakarta-Bandung via Cipularang, lah. Hotelnya dipilih sama Nindya, karena dirinya mau menginap bersama kami tapi tiap hari harus ikut acaranya di hotel Harris. Tadinya mau di Harris saja, tapi penuh, kak! satu-satunya hotel yang masih available kamarnya di tanggal tersebut hanya Ibis. Saya baru tahu, kalau Ibis Styles ini tidak terletak di pusat kota. But it didn’t matter at all, karena saya buta Malang, jadi nggak ngerasa jauh kemana-mana :p

Jpeg

Hari Kamis ini kami habiskan di hotel saja untuk memulihkan energi si Menik terutama. Sorenya saya mengajak Menik mencicipi berenang di lantai 2. Ini trik untuk mengisi mood ceria si anak. Walau sebetulnya Menik sudah bahagia ketika masuk kamar hotel (iya, lagi fase norak senang tidur di hotel. Jadi apapun acaranya, asal nginep di hotel maka Menik bahagia). Ternyata pas sampai kolam berenang, anginnya super kencang alias nggak santai sama sekali. Bener-bener KENCENG!! Saya sempat negosiasi ulang sama Menik, tapi anaknya tetep minta nyemplung. Dan bener, cuma 10 menit aja di kolam lalu selesai “dingin, buuuu” -dikandani ora tau ngrungoke! *aseekk, boso Jowo*

depot djangkrik

Malamnya, kami makan malam di Depot Gang Djangkrik. Ini warung maka Cwie Mie khas Malang yang halal. Makasih Tante Dita, Om Gianto and Ryan yang sudah ajak kami makan malam di sini. Walau pakai drama ngambek ya, si Menik, karena anaknya mau di hotel saja hehehehe. Selesai makan yang enak itu, kami kembali ke hotel, dan tiduuurrr.

**

Hari Jumat, 21 Agustus 2015, saya dan Menik berangkat ke Batu. Sebelumnya sarapan dulu, lah, di hotel. Karena Menik lagi hobi banget makan telur setiap pagi, sarapan di hotel jadi pilihan yang gampang. Tinggal ambil nasi lalu pergi ke egg station dan minta telur sesuai rikues Menik. Pagi itu Menik minta scrambled eggs. DUA KALI x) *alhamdulillah nggak bisulan* Yang pertama dimakan pakai nasi, yang kedua dimakan pake roti panggang. Semacam mau lari aja kau, nak! Carbo loading :p hahahaha Tambah segelas susu dan sepiring buah, rasanya cukup, sih, tenaga yang tersimpan.

Jpeg

Kalau menggunakan taksi tarifnya sekitar Rp70.000 dan supir-supir taksi di Malang ini biasanya menanyakan apakah mau dijemput lagi atau tidak dan memberikan nomor hpnya. Saran saya, kalau memang selama di Malang tidak menyewa kendaraan, dan pas naik taksi ketemu supir yang ramah dan enak nyupirnya, catat saja nomor hpnya. Biar nggak susah lagi pas cari taksi nantinya.

Sampai di Batu sekitar pukul 9.30, saya langsung beli tiket. Karena tahu ada promo dari Air Asia, maka saya menuju kantor marketing untuk klaim diskon 20% jika menunjukkan boarding pass. Promo ini rupanya berlaku untuk pemegang maskapai Citilink, Air Asia, dan Garuda Indonesia. Satu boarding pass berlaku untuk 2 tiket. Penting karena lumayan banget, kan? Jangan lupa minta map pas di pintu masuk, ya. Jadi tiket seharga Rp105.000 itu didiskon 20% deh😉 Kalau untuk Senin-Kamis, tiketnya Rp80.000. Harga ini sudah termasuk tiket masuk ke Museum Satwa. Oh iya, ada beberapa harga paket lainnya, sih, tapi maaf banget, karena saya pergi sama Menik yang cepet banget kabur kesana kemari, jadi nggak sempat nyatet😐

zoo1

Pas baru masuk, hewan yang pertama kali ketemu adalah tikus air. Iya, tikus, bok! HAHAHAHA.. GEDE banget dan nggak keliatan kayak tikus, tapi tetep aja namanya TIKUS, bwek! Lanjut ke deretan primata, kanguru, rusa, burung emu, angsa, berang-berang, lemur, rakun, burung-burung eksotis, bebek, flamingo, lalu reptil-reptil dan aquarium yang juga ada kolam sentuhnya, leopard, panther, gajah, jerapah, beruang, dan masih banyaaakkk lagi.
zoo2

zoo3

Batu Secret Zoo ini boleh banget dimasukin ke list must visit place, karena bersih, hewannya beragam, dan teratur. Lalu ada banyak papan keterangan informasi tentang hewan-hewan yang lagi kita lihat. Papan keterangan ini sungguh sangat membantu saya karena Menik tanya ini dan itu terus-menerus. Selain itu, papan petunjuk arahnya juga jelas, jadi rute yang harus dilalui hanya satu. Nggak ada orang lalu lalang beda arah. Semuanya jalan searah. Di tengah perjalanan, pas sampai di kolam berisi flamingo dan berbagai bebek eksotis, ada tempat penyewaan e-bike. Sewanya Rp100.000 per 3 jam kalau over time, ada charge Rp35.000/jam. Karena saya nggak bawa stroller, ya cuss deh sewa. Naik berdua Menik, SERU banget! Hahaahaha. Cara kemudinya gampil, cuma pencet buat ngegas, dan lepas pencetan langsung ngerem. Ini canggih dan kuat banget. Saya kan naik berdua Menik, setiap lewat tanjakan deg-degan, takut mundur, tapi enggak, dong. AMAN!

Jpeg

zoo4

FOTO MALANG6

Kalau kesini, jangan lupa bawa baju berenang dan baju ganti at least buat anaknya. Karena masuk di Fantasy Land, ada water park kecil, yang dihias dengan karakter Toy Story. Otomatis manggil anak-anak buat main air, lah! Water parknya bersih, kamar mandi dan ruang bilasnya juga bersih. I am a happy customer! Selain water park, di Fantasy land, ada banyak tempat main. Semacam mini dufan gitu. Ada carousel, bombom car, roller coaster, indoor dan outdoor playground, dan masih banyak lagi. semuanya GRATIS (mau naik carousel 100 kali juga silahkan! ahahah) sudah termasuk tiket masuk yang kita bayar di depan. Sebetulnya ada kuda dan unta tunggang plus show singa laut di Fantasy Land, dan kasih makan Singa Putih, tapi kayaknya karena saya datang hari Jumat jadi nggak ada, deh. Mungkin kalau Sabtu atau Minggu baru keluar semua. Next time, ya, Nik!

zoo7

zoo6

zoo5

Kalau mau makan, ada food court juga di Fantasy Land ini. Sistemnya deposit dulu, nanti dikasih kartu. Refundnya 100%, nggak ada potongan kartu dll. So fair enough, right? Saya menghabiskan waktu cukup lama di Fantasy Land ini, karena Menik seneng banget main di sini. Satu hal yang saya sayangkan, kebersihan indoor playgroundnya yang kurang. Legging putih Menik berubah warna pas keluar main dari situ, hehee. Oh iya, selama di dalam kebun binatang, ada beberapa titik untuk foto sama hewan-hewan. Kalau mau foto bersama burung atau anak-anak hewan, cukup masukin uang Rp5000 ke kotak donasi. Tapi kalau mau lebih juga boleh, kok, toh untuk perawatan hewan itu juga🙂

Untuk menutup perjalanan, kami masuk ke Museum Satwa setelah keluar dari Batu Secret Zoo. Letaknya persis di sebelah pintu keluar. Menik paling gong reaksinya pas lihat kerangka Dinosaurus, sih! Hahahahaha Jaw Dropped-lah :p

Jpeg

Nah, kan kabarnya nggak cukup satu hari di Batu Zoo Secret, tapi kayaknya yang dimaksud nggak cukup satu hari itu untuk explore Jatim Park I dan II, sih. Karena saya beres dari Batu Secret Zoo dan Museum Satwa itu jam 17.00 dan semua dapet. Saya memang nggak masukin Eco Green Park ke list kunjungan karena Menurut saya, Menik lagi suka di Kebun Binatang. Jadi fix kemarin di sana dari buka sampe tutup! Hehehe..

Batu Secret Zoo fix jadi kebun binatang favorit. Walau jauh, ya, adanya di Jawa Timur, tapi saya saranin banget untuk mampir kesini. Nggak akan kecewa🙂 Apalagi bawa anak kecil yang banyak pengin tahu. By the way, karena literally hanya berdua Menik (walau Nindya sempat nyusul dan pulang duluan) jadi saya nggak bisa ambil foto kebun binatangnya dengan proper. Ya gimana mau fokus foto hewan-hewan kalau sibuk menjaga pandangan mata dan mengejar si balita? *fiuh*

Sambil nunggu dijemput, ada toko souvenir yang harganya cukup masuk akal. Kalau mau beli suvenir seperti gantungan kunci, pembatas buku, atau tempelan kulkas start dari harga Rp5000😀 Cukup banget, ya, kalau mau kasih oleh-oleh segeng hahahaa. Atau kalau nggak pengin beli oleh-oleh, duduk-duduk aja di pinggiran tangga, ada banyak gerobak jajanan yang harganya juga nggak setinggi tempat wisata umumnya.

Beres, deh, liburan kami di kota Batu yang pertama. Selepas maghrib, kami kembali ke Malang, sampai hotel, beli KFC (ini permintaan Menik, daripada cranky kecapekan nggak dapet makanan pilihan, mending iyain aja, lalu tiduuurrr!  Siap-siap besok mau ke Museum Angkut! Cerita ke Museum Angkut dan makan bakso Malangnya lanjut besok di Part II, ya!😉

11 thoughts on “Short Trip To Malang [PART 1]

  1. G kabar kabar kl mo ke malang kie, klo ada wkt kan bs ketemuan kita. Bikin mini reuni kyk gw ama tiva kmr. Heheheh…. next trip ke malang jgn lupa ksh kabar ya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s