Cerita Si Cuma

Kadang saya suka pengin tahu apa sebetulnya yang ada di pikiran orang yang suka menambahkan kata CUMA dalam setiap kalimatnya.

“Lo kan cuma nulis, doang, masa’ susah banget mau ketemuan?”

“Lo kan cuma nyusuin anak, nggak repot harus cuci botol!”

“Lo kan cuma sekretaris, nggak repot mikir kayak geng AE”

“Lo kan cuma penyiar, bukan ngantor 9-5 gitu. Kayak udah heboh banget hidupnya”

Dan masih banyak lagi selipan kata CUMA yang bisa bikin orang sakit hati.

Coba saya balikin, ya:

Kalau memang CUMA nulis, kenapa nggak lo coba tulis jurnal setiap hari atau ngelamar jadi wartawan. Kan CUMA nulis, apa sih susahnya?

Kalau memang CUMA sekretaris, kenapa nggak lo aja yang rapihin seabrek jadwal direksi dan coba tulis surat dengan format dan redaksi yang proper?

Kalau memang CUMA nyusuin, well.. Ya kenapa lo nggak nyusuin anak lo?


Nggak enak, ya? Dan yakinkah bisa menggantikan posisi orang tersebut dan melakukannya dengan baik afau bahkan lebih? So here’s the deal, nggak ada yang CUMA di dunia ini, karena semuanya berkesinambungan. Kalau bisa saling mendukung or at least nggak ngeremehin apa yang dipilih dan dikerjakan orang lain, hidup bakal lebih enak kali.

Jadi coba, deh, hilangkan kebiasaan mencuma-cumakan yang dikerjakan seseorang. We never know the real battle behind them. Daripada sibuk bilang “CUMA” mending maksimalkan kontribusi diri sendiri pada apapun yang sudah kita pilih.

Hidup cuma sekali, yakin mau digunakan CUMA untuk merendahkan orang lain?

😉

18 thoughts on “Cerita Si Cuma

  1. Tp gmn dong kakaaak klo ada yg men’cuma’-kan dirinya sendiri? Aku sedih klo baca ada orang bilang: “Cuma ibu rumah tangga….” Padahal jadi ibu RT capeknya gak ‘cuma’-‘cuma’ loh😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s