For The First Time In Forever: FACIAL!

Setelah mengaku kalau selama 30 tahun hidup, tidak pernah melakukan perawatan wajah dengan baik. Hari ini saya ngaku lagi, deh, kalau akhirnya saya melakukan facial dengan benar untuk pertama kalinya!😀

So on my third visit, I did Deep Pore Cleansing Treatment (DPCT) atau facial di Erha. Beneran baru pertama kali, Ki? Emm, dulu pernah pas baru-baru haid gitu, diajak ibu ke salon langganannya. Tapi cuma dibersihin, scrubbed, pake masker, massage, udah, deh! Nggak pake dipencet-pencet, nggak boleh sama ibu. Jadi kayaknya nggak aci kalau dihitung sebagai pengalaman facial yang beneran. Lah, cuma dibersihin gitu, doang, kan? Ya kann?

unnamed (4)

Nah, ternyata kalau mau facial di Erha itu nggak harus jadi pasien Erha. Tinggal datang aja lalu bilang ke front liner, kalau mau melakukan perawatan facial. Selama kondisi kulit wajah sehat, boleh aja. Nanti perawat di lantai 3 akan melihat kondisinya, kalau memang meradang penuh jerawat atau ada kondisi lainnya, biasanya dianjurkan konsul ke dokter dulu. Anyway, kalau saya melakukan DPCT ini memang atas rujukan dokter Prawindra setelah dua minggu sebelumnya melakukan Acne Peeling. Kalau Acne Peeling cuma memakan waktu 30 menit, kalau DPCT ini bisa sampai 2 jam. Jadi sisihkan waktu yang cukup, ya.

Diapain aja, nih, kalau facial di Erha?

  • Pertama, perawat akan menunjukkan tempat tindakan. Lalu ada kemben dan hair cap sekali pakai yang bisa digunakan. Saran saya, pake aja tuh kembennya, ya! Tempatnya tertutup, kok, jadi nggak usah khawatir buat yang pakai jilbab kayak saya. Ya, nggak enaknya, saya nggak bisa foto pas lagi difacial, hehe :p
  • Selanjutnya adalah diperlihatkan alat perawatannya lalu ditanya mau Basic DPCT atau Signature Renewal DPCT. Bedanya adalah jumlah penggunaan obat facia (kalau saya nggak salah dengar penjelasannya, ya). Untuk Basic DPCT harganya Rp250.000,- kalau Signature DPCT di Rp350.000,-.
  • Kalau sudah memilih, maka tindakan akan dimulai. Awalnya adalah pembersihan wajah dengan susu pembersih, lalu di scrub, acuressure, dan dikasih obat oles, lalu didiamkan sekitar 10 menit. Setelah itu, obat dibersihkan dan lanjut dengan penguapan wajah sekitar 20 menit.
  • Selesai diuap, dimulailah ekstraksi komedo. Suprisingly, komedo akika nggak banyak, cyin! Dan cuma ada 1 yang gede. HAMDALLAH, ya! Buat ukuran anak yang nggak pernah ngerawat muka, segitu aja komedonya.
  • Lalu lanjut dengan setrika part one. Duh, tadi lupa nanya nama alatnya apa, tapi ini alat yang ada sinar orange-nya itu, digosok-gosok ke seluruh wajah. Kata perawat untuk menutup kembali pori-pori setelah tadi dibuka dan dipencetin.
  • Setelah itu, sesuai rujukan dokter, serum yang disarankan adalah Brightening Serum. Diolesin ke seluruh wajah, dan dilanjutkan dengan setrika part two, Ini alat pijat gitu kali, ya, pipih. Pas ditempelin ke kulit ada sensasi dingin. Enak, deh, rasanya serum beneran masuk semua.
  • Mask time! Maskernya peel-off, dioles ke seluruh bagian hingga mata dan bibir. Pas maskeran nggak boleh buka bibir atau mata, enjoy your time. (Enjoy banget sampe ketiduran :p)
  • Masker dibersihkan, lalu kulit dibilas dengan spons basah, lalu perawat akan menawarkan pijat relaksasi pada bagian wajah dan bahu. SIAPA YANG BISA NOLAK, KAN?
  • Akhirnya, sisa minyak dibersihkan, dan wajah dioleskan pelembab.
  • Perawat memberikan masker collagen untuk digunakan satu minggu setelah facial.

Selesai DPCT, ada segelas teh hangat yang diberikan untuk dinikmati. Secangkir teh ini saya bawa ke lantai dua untuk diminum sambil menunggu giliran masuk konsul ke ruang dokter.

Beda sama Acne Peeling, setelah DPCT ini tidak ada pesan-pesan tata cara pemakaian krim. Jadi setelah facial, saya memakai krim seperti biasa. Karena komedo cuma dikit dan jerawat tidak ada, jadi muka saya nggak mengalami merah-merah layaknya orang habis facial. Ada satu bentol kecil, sih, tempat satu-satunya komedo besar bersarang dan berhasil dikeluarkan. Tapi malamnya, si bentol sudah mengempis, kok. Tadi perawatnya bilang, dengan kondisi wajah begini, saya disarankan untuk melakukan facial rutin sebulan sekali agar kulit tetap terawat.

IMHO, kalau memang mau facial secara profesional untuk mengangkat komedo di wajah, DPCT di Erha ini recommended untuk dicoba. Untuk serum pendampingnya bisa dipilih sendiri, yaitu: Brightening, Tightening, Detox, atau Oil Control Serum. Kalau dirujuk dokter, gunakan serum sesuai rujukan dokter. Kalau jalan sendiri, coba tanya ke perawatnya yang kira-kira cocok untuk jenis kulit.

Jadi bulan depan bakalan DPCT lagi, Ki? Maunya, sih, begitu!😀

8 thoughts on “For The First Time In Forever: FACIAL!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s