Kemarin di @mothercareindo PVJ

Setiap kali saya repost berita anak hilang di Path, dalam hati saya selalu bilang “astahgfirullah, janganlah saya diberi cobaan seperti ini..” Iya, hati patah sedikit tiap baca postingan orang tua mencari anaknya yang hilang, rasanya pasti seperti ditelan bumi.

meniksοΏΌ

Nah, kemarin siang, saya hampir kehilangan anak usia 3 tahun ini di PVJ, Bandung. Saya bersama Ibu dan Menik menuju Mothercare karena ada info Sale yang saya dapat via sms, dengan tujuan mau cari sepatu untuk Menik yang memang sudah kekecilan.

Sampai di counter Mothercare, ada satu SPG dan satpam yang berdiri menjaga pintu masuk. I know their job were organizing the crowd. SPG juga bertugas menyaring hanya member atau pemegang kartu HSBC yang bisa masuk kemarin khusus untuk preview barang sale sebelum orang yang bukan member. Tapi Mothercare PVJ tidak ramai seperti yang banyak diunggah fotonya di twitter atau Path, yang menunjukkan hingar bingar sale Mothercare di Jakarta.

Menik memilih untuk sibuk bermain teddy bear di bagian box bayi, saya bilang “Menik, ibu mau lihat sepatu ya. Menik tunggu sini saja” dan sebetulnya rak sepati dan bagian box bayi ini masih dalam area pandang. Sepatu yang diincar tidak ada ukurannya, lalu sambil mencari alternatif lain, saya berputar sedikit ke rak bagian dalam. And then I realized, something’s missing.

“Meniikkkk… Menik…” Suara saya dari volume biasa saja berubah jadi lantang.Β  Ibu ikut mencari ke setiap lorong Mothercare dan ELC. Hasilnya nihil. “Menikkkkkk!” Suara saya semakin kencang, yang ternyata tidak cukup memecahkan perhatian karena semua orang tetap sibuk dengan urusannya. Termasuk satu SPG Mothercare yg malah sibuk main dengan hpnya.

Saya menuju pintu counter dan bertanya ke SPG dan satpam.

“Mbak, tadi ada anak kecil keluar? Pakai baju hitam!”

“Oh ada, bu, tadi lari ke sana” tangannya menunjuk ke arah kanan.

Saya lempar tas belanja Mothercare (nggak lebay, I seriously throw it..) Dan saya lari sekencang mungkin. Belok satu blok, saya masih belum menemukan Menik, hingga belok ke kiri sedikit, saya menemukan anak kecil berlari-lari sambil menangis, I ran to her and immediately hug her.

I feel failure. I failed. I hate myself.

Dan saya juga kecewa dengan penjaga pintu yang tidak peka. Saya tahu, anak adalah tanggung jawab orang tuanya, but isn’t it ironic when you see a 3 y.o kid running away by herself and you just watch as if there’s nothing wrong with it?!

Dear Mothercare, saya adalah pelanggan setia sejak masih hamil. Nggak terhitung berapa banyak baju, sepatu, hingga tissue dan kosmetik anak yang saya beli di sana. 70% mainan si Menik juga berasal dari ELC. I even wrote about your products for free (yup, not endorsed) di situs parenting tempat saya bekerja sebagai penulis kontributor. Saya kecewa, karena selama ini saya lihat Mothercare terasa perhatian dengan cara menyapa pelanggan dan anaknya setiap masuk ke counter. Tapi karena kejadian tidak peka seperti kemarin, saya jadi penasaran, apakah ‘keramahan’ itu hanya formalitas? Atau sebetulnya harus dilakukan dengan hati?

Dan sebagai masukan, baiknya selain memberi saran soal barang yang mau dibeli oleh pelanggan, kepekaan penjaga juga dijaga sebagai sesama manusia. Saya sadar betul, anak merupakan tanggung jawab orang tuanya, tapi bukankah lebih baik jika rasa peka SPG dan satpam juga diasah. Okelah, tadi anak saya memang lari keluar sendiri karena bingung mencari saya. Bagaimana kalau ada orang jahat yang sengaja mencari dan membawa anak orang lain keluar dari counter, karena tahu penjaga toko disitu tidak perhatian? Kemarin saya tidak sempat bicara ke pihak MC langsung, karena terus terang saya sudah lemas sekali membayangkan hal yang tidak-tidak. Saya terlalu sibuk menenangkan hati dan si kecil. Tentunya selera untuk belanja juga hilang. Definitely a bad day.

Semoga bisa jadi pelajaran untuk kita semua. Saya lalai, saya akui. Tapi saya sedih karena yang di depan pintu bisa berlaku biasa saja melihat anak usia 3 tahun keluar sendirian.

Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT dan dihindarkan dari hal-hal yang tidak baik, ya, aamiin.

14 thoughts on “Kemarin di @mothercareindo PVJ

  1. Duh, degdegan bacanya T_T. Kadang orang biasa memang suka enggak peka ya, tapi harusnya orang yang pekerjaannya memperhatikan orang dan menjaga keamanan lebih peka tentang keselamatan ya. Apalagi memang tempat buat anak-anak.

    • Iyaaa, kenapa ya mereka careless banget! Ngapain jagain pintu kalau lihat anak balita keluar sendirian didiemin aja. Well, gue akuin, deh, gue yang lalai.. but but but ada satpam sama SPG di depan pintunyaaa huhuhu

  2. I feel you, Ky..
    Millie pernah ilang jg di mall gara2 cuma meleng sebentar dan disitu ada SPG dan Satpam jg. Kaki sm tangan lemes banget, bahkan pas udah ketemu pun gw ga bs nyetir mobil krn msh shock.

    Itulah, kdg SPG itu cuma sibuk sm barang yg mereka jual aja. Pdhl kenyamanan pelanggan hrsnya diperhitungkan juga. Otomatis pelanggan jg akan dtg trs.

    • Iya, Ye! KZL deehhh😦😦😦

      Btw, waktu Millie gimana ketemunya? Ini gue pas Menik, udah lari lebihd ari satu blok di mall.. duh, lemes bener!

      Mungkin gue baru akan kembali ke MC setelah 5-6 bulan lagi hahaha.. sekarang masih males inget2 pegawai yang careless :p

  3. Astaga ya ampun.. Deg2an juga bacanya. This is a mom’s nightmare. Alhamdulillah Menik ketemu. Iya, penting banget ya sense of security while shopping. Gak cuma nawar2in produk aja atau sekedar “jagain” pintu aja. Aamiin.. Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT.

  4. Ya ampun saskii tapi alhamdulillah menik langsung ketemu, iya mc pvj sepi banget dan satpam pvj nya pun sedikit sementara tempatnya luas banget…
    Gw kalo pergi ke mall sama bocah 3y juga selalu geret tangannya atau panggil aja terus namanya kalo dia mulai meleng, dan selalu sounding kalo tiba2 gak liat bunda harus teriak panggil bunda.. Emang susah juga si yah umur segini senengnya loncat sana sini cepet ilang dari pandnagan kalo gak awas..
    Mudah2an gak dan jangan kejadia lagi yaa menik..

    • Iyaaaa, lemes dengkul gueee huhuu! Duh, sekarang bawaannya pengen pake tali aja! HAHAHAH.. nggak bisa diem bangettttt.. Ini juga kayaknya nggak kapok, sih, Meniknya. Tetep aja, kabur2an kalo lagi jalan-jalan.. hadeuh..

      Aamiin! Makasih, yaaaa

  5. semalem aku kejadian juga kayak gini mbak. dan tau bgt rasanya. pengen nangis teriak2 kok satpamnya cuma duduk diem aja. alhamdulillah anak2 kita masih dilindungi T_T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s