To Protect You From The Very First Time!

Saya pernah cerita kalau bagi saya, hamil itu merupakan suatu candu yang luar biasa memabukkan. Even (maybe) it’s only for sentimental reason, tetap saja saya sering merasa rindu dengan masa kehamilan. Mulai dari bulan Februari 2011 hingga 39 minggu 5 hari kemudian, saya merasakan banyak hal yang menyenangkan saat hamil. Walau perjalanan kehamilan saya tidak mulus, tapi perasaan ajaib yang sulit dijabarkan dengan kata-kata ini yang terkadang membuat saya rindu masa kehamilan. Menuruti saran dokter untuk menjalankan minor bed-rest selama 40 hari adalah salah satu hal yang memperlihatkan bagaimana seorang ibu ingin melindungi anaknya, bahkan sebelum anaknya lahir. Menurut saya, kehamilan itu merupakan momen yang intim antara ibu dan anak.

photo 2

 

Ada banyak hal yang saya rasakan saat hamil, seperti:

  • Perubahan bentuk tubuh terutama bagian payudara dan perut tentunya. Kalau masih single, perut buncit rasanya mengganggu sekali, tapi begitu hamil, pakai baju yang bisa memperlihatkan baby bump rasanya menyenangkan sekali!
  • Banyak orang yang tersenyum ketika melihat perut buncit karena sedang hamil, seakan ikut mendoakan agar calon bayi tumbuh sehat dan lahir dengan selamat. Eh tapi sebatas senyum manis ya, saya agak risih kalau ada orang asing yang tiba-tiba terlalu antusias dengan perut hamil orang lain kemudian langsung memegang sembarangan hehe.
  • Di trimester pertama biasanya terjadi masa transenden yang khidmat, entahlah, mungkin ini hanya saya saja. Tapi karena perubahan fisik belum terlihatdan saya hanya mengabarkan pada orang terdekat, terkadang saya seperti menyimpan rahasia berdua dengan si janin. I know something grow inside my womb, but people around me don’t.

IMG_0259

 

  • Rahasia lainnya adalah ketika si janin bergerak, cegukan, atau menendang. Tentu saja suami bisa tahu, jika kita beritakan. Tapi kan, kalau tidak dikasih tau, he won’t notice it, unless si suami beruntung, tangannya lagi pegang perut dan si janin menendang, yang mana di masa saya hamil hal itu jarang terjadi karena Menik ternyata janin yang jual mahal. Haha!
  • Belajar hidup sehat semasa hamil yang bisa jadi modal untuk hidup sehat selamanya jika bisa konsisten menjalankannya. Kapan lagi mau meninggalkan rokok dengan sukarela, makan sayur dan buah untuk mendapatkan gizi seimbang, sampai rajin olah raga demi menjaga stamina atau sekadar membantu bayi masuk ke jalan lahir. Kenapa kita rela berubah menjalani hidup sehat?😉
  • Kalau ketiduran, tidak ada yang protes, kan lagi hamil! Power nap semasa hamil itu menyenangkan sekali, saya pernah sebetulnya sudah terbangun, tapi mata masih dalam keadaan terpejam. Ada telpon masuk dan suami yang mengangkat, dengan suara pelan, suami bilang “Sazkinya sedang tidur..” Padahal kalau belum hamil, Rino biasanya langsung bangunin sambil bilang “Sazzz.. telpon tuh!”
  • Kontrol ke dokter, selain untuk memastikan janin sehat, bisa melihat janin di mesin USG dan mendengar detak jantungnya adalah sangat membahagiakan. Percaya atau tidak, saya hobi banget ngeliatin hasil USG yang dicetak. It feels surreal!
  • Perubahan hormon yang paling absurd semasa hidup, ya terjadi selama hamil. Mungkin ini bukan hal yang menyenangkan karena nonton iklan saja bisa bikin leher tercekat kemudian menangis, tapi ada satu perasaan yang juga berubah semasa hamil, ini tidak bisa dijelaskan.

Ya kan?

Setelah masa hamil yang penuh dengan keajaiban, tanggal 17 Oktober 2011 saya melahirkan seorang anak perempuan melalui proses normal. Tanpa banyak intervensi medis, dokter Ridwan SpOG di Kemang Medical Care dan juga 2 bidan jaga, membantu saya melahirkan Galuh Nabitha Sasikirana Mardani yang kemudian dipanggil Menik. Ini juga rasanya percaya nggak percaya, bisa melahirkan normal padahal punya penyakit jantung sedari kecil. Prosesnya pun ternyata less drama (persis seperti doa saya, yang nggak mau ada adegan melahirkan ala sinetron.. hahaha). Setelah meraba-raba kalau rasa tidak nyaman yang dirasa adalah kontraksi, pukul 10.30 malam, kami berangkat ke KMC. Naik ke lantai dua, berbaring, diperiksa ternyata baru bukaan satu. Udah ge-er bakalan disuruh pulang, nggak taunya disuruh stay karena sudah masuk tanggal perkiraan lahir yang ditulis dokter di buku. Pukul 3 pagi, sudah bukaan lima, dan selanjutnya kontraksi yang teryata sakit itu membuahkan hasil bukaan lengkap pas pukul 5 pagi. Yeah, it takes only 6 hours for me, Alhamdulillah. Dengan percobaan tiga kali mengejan, setelah dari pukul 4 pagi disuruh tahan duluuuu itu, akhirnya Menik lahir. Ketuban dipecahin dokter. IMD lancar, jahit juga lancar. And how does it feel?

Oktober 2011

Oktober 2011

OMG!!! I have a baby!

Pengalaman pertama jadi ibu, tentunya penuh kejutan, ya! Bayi nangis, panik. Bayi tidur terus juga panik. Kulit bayi ruam? Makin panik, dong! Ternyata saya kurang ilmu soal keturunan alergi dan lainnya. Wah, another round of drama, deh. Setelah mencari pengetahuan soal ruam di pipi, Menik ini menderita dermatitis atopik. Dan menurut penjelasan dokternya, ini tidak ada obatnya. Hanya saja harus dijaga kebersihannya. Kulit juga harus tetap kering. Iya, kulit bayi kan sensitif, ya. Lanjut lagi dengan kulit kaki si kecil yang suka terasa kering. Ini salah saya lagi. Ternyata bayi baru lahir itu:

  1. tidak boleh dimandikan terlalu sering dan lama.
  2. Sabun yang digunakan sebaiknya sabun dengan pH netral.
  3. Suhu air juga harus diperhatikan, karena bisa mempengaruhi kelembapan alami kulit.

Sebagai bayi keturunan alergi, nggak afdol kayaknya kalau saya dan Menik nggak kenalan dengan ruam popok. Untungnya ruam popok yang sempat menyerang Menik ini hanya bertahan selama 3 hari. Setelah itu saya selalu berusaha untuk menjaga daerah popok agar tetap kering dan tidak lupa untuk mengoleskan krim popok di daerah kulit yang tertutup popok agar tidak iritasi. Ini semua harus dilakukan agar kulit bayi tetap paripurna dan bebas dari masalah iritasi kulit.

Anyway, Menik sekarang sudah berusia 2.5 tahun, walau begitu jika mengingat masa mengurusnya sejak dari dalam kandungan hingga saat ini, ada rasa haru dan sesak yang sulit untuk dituliskan alasannya. Melihat video dari Pampers ini juga sukses mengajak saya bernostalgia ke masa kehamilan yang ngangenin dan masa mengurus newborn yang ternyata sangat menyenangkan (iya, dulu waktu dalam masa itu kan rasanya ‘aduh kurang tidur, aduh capek gantiin popok, aduh ini aduh itu, hehehe)

 

Dan berbicara soal kulit bayi, Pampers rupanya sudah mengaplikasikan hasil penelitiannya perihal popok bayi yang nyaman dan aman di inovasi terbaru #5StarsProtection, diantaranya lapisan pelindung agar kulit bayi tidak bersentuhan langsung dengan pospak, memberikan perlindungan agar kulit bayi tetap kering selama 12 jam agar tidurnya tidak terganggu, pospak yang mengandung aloe vera untuk mencegah ruam popok, permukaan yang lembut dan berongga untuk menjaga sirkulasi udara, dan juga desain yang disesuaikan agar bayi tetap merasa nyaman. Kalau sudah ada proteksi bintang lima seperti ini, tentu para ibu yang senantiasa menjaga si bayi sejak dalam kandungan tidak akan merasa khawatir saat memakaikan popok sekali pakai pada bayi baru lahir.

Jadi sekarang tidak perlu khawatir lagi soal ruam popok dan kulit sensitif si kecil, kan?

One thought on “To Protect You From The Very First Time!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s