Embrace Your 30, Husb!

Karena ini bukan blog traveling, rasanya saya nggak punya cukup kesabaran untuk menjabarkan perjalanan 7 hari kami dalam tujuh post yang berbeza. Keburu ilang momen, cyin! Paling dibagi dua aja, cerita Disneyland-nya dipisah. Mungkin ya, masih belum pasti, hahaha! Kalau ada yang mau minta keterangan MTR, Hotel, harga tiket, detail itinerary, tempat makan, dan lainnya, just drop your comment on the box. Saya nggak kasih detail di post sini, ya :)) kan ini cuma cerita aja..

menik

Jadi dari tanggal 23 -30 Maret yang lalu, kami jalan-jalan ke Hong Kong. Pas dapet tiket promo dari Garuda Indonesia di bulan Januari, saya langsung membeli dan ngepasin sama tanggal ulang tahunnya. Kebetulan sekali, kami belum pernah pergi sekeluarga dalam jangka waktu yang lama. Tujuh hari di negara yang butuh waktu tempuh sekitar 5 jam di udara, cukup untuk menyegarkan pikiran kami semua.

???????????????????????????????

???????????????????????????????

Err, tanggal 23 itu kami berangkat ke bandara Soekarno-Hatta, makan KFC, dan nunggu aja di terminal keberangkatan internasional. BTW, kalau beli tiket Garuda Indonesia yang promo, ini belum termasuk airport tax, ya! Jadi siapkan Rp150.000,- per orang untuk dibayar di counter check in. *sebel harus ke ATM lagi, karena si rupiah udah ditukar ke HKD semua* So yes, berangkat dari Jakarta memang tanggal 23 Maret, but we start our day in HK on March 24πŸ™‚

Day 1, 24 Maret 2014

DSC00011

Arrived in Hong Kong International Airport at 6 in the morning after a nice flight with Garuda Indonesia. Kami take off pukul 01.00, delay 15 menit dari jadwal. Menik tidak mau tidur selama di pesawat tapi juga tidak mengganggu dengan menangis atau apapun. Anaknya kesenengan bisa nonton dan dengerin suaranya pake headphone. Tapi dua jam sebelum mendarat, Menik akhirnya tidur juga. Dan selama perjalanan turun dari pesawat, ngelewatin imigrasi, sampai menunggu bagasi, anaknya nyenyak tidur dalam gendongan saya. *tangan kanan kram, tangan kiri kebas*

???????????????????????????????

Beli octopus card, sarapan di McD, kemudian membeli tiket masuk Disneyland, adalah tiga hal pertama yang kami lakukan di terminal kedatangan. Setelah itu kami naik bis A21 menuju Tsim Sha Tsui-Kowloon, wilayah kami menginap di Hong Kong. Rencananya adalah istirahat sebentar terus lanjut jalan ke The Peak. Tapi rencana tinggal rencana. Kami bablas tiduuurrr hahahaha. Jadi sekitar pukul 5 sore, kami baru keluar hotel menuju Avenue of The Stars.

20140324_172635

Nggak ketemu patung Bruce Lee, yang ketemu malah clock tower, mobil es krim yang menarik perhatian Menik, dan makan McD lagi. Nonton Symphony of Light sambil makan malam. To be honest, pertunjukan permainan lampu dan musik di pulau seberang ini tidak terlalu menarik.

avenue of stars

 

Sumpah, masih kerenan Light Mapping yang sering saya lihat di Bandung atau Jakarta. Setelah selesai menyaksikan, kami pulang ke hotel. Istirahat, dong, besok mau ke Macau!

Day 2, 25 Maret 2014

To Macau by Cotai Jet. Untuk sampai ke pelabuhan, kami naik MTR menuju Sheung Wan. Langsung naik ke lantai 3 dan silahkan beli tiket ferry-nya. Kami beli dari travel agent yang ada di depan loket, habis harganya lebih murah, hahahaa. Perjalanan naik Ferry menyebrang pulau ini memakan waktu kurang lebih 1 jam. Alhamdulillah, Menik tidak mabuk laut. Sampai di Macau, kami makan dulu di Venetian. Ini mau ke Venetian juga ada drama. Shuttle bus yang menuju Venetian tidak mau mengangkut kami karena ada Menik. “Children under 18 can not go to cassino” -________- YA KELEUSSS!

unnamed

 

Mana mungkin lah, kami masuk ke casino. Orang cuma pengen jalan-jalan doang! Karena kesal, akhirnya kami mencari bis lain, dan akhirnya numpang sama shuttle bus yang menuju Hard Rock Hotel. Dan akhirnya bisa sampai ke Venetian Mall. Makan siang di food court kemudian lanjut ke Senado Square. Iya, mau foto doang! HAHAHA.. eh, sempat beli Egg Tart dulu, sih! Enak yaaa.. Sebagai penggemar pie, aku rindu-rindu aisawa sama Egg Tart Macau nih! Anyway, setelah puas jalan-jalan dan foto-foto, kami memutuskan untuk kembali ke Hong Kong. Pas mau pulang, karena melihat antrian shuttle bus menuju harbour panjang, kami mencari halte bus dan bertanya nomor bis yang harus kami tumpangi menuju harbour. Ealah, ternyata kami pulang bersamaan dengan warga lokal pulang kerja. RAME GILAAKKK! Akhirnya pas ketemu bis dengan nomor MT1, kami naik, desek-desek ajalah! Daripada nggak nyampe-nyampe ke pelabuhan, kan! Tapi saking penuhnya, Rino yang bawa stroller dan tas, nggak bisa masuk bis. Sedangkan saya sambil menggendong Menik sudah ada di dalam. Pintu bis ditutup, dan KAMI TERPISAH! *lagu mencekam, kamera zoom in zoom out* AAAKKKK, kesal dan deg-degan! Akhirnya berdoa ajalah, supaya Rino naik bis selanjutnya. Kami tidak bisa berkomunikasi. HP saya dan Rino memang tidak diaktifkan, iPad yang diisi kartu lokal HK tidak bisa dipakai di Macau. Wassalam! Walau akhirnya kami bertemu di pelabuhan, setelah saya menunggu sekitar 20 menit, dan bisa kembali ke HK bersama, tetap saja insiden ini lumayan bikin jantung berdegup kencang hahahahaha, dan perjalanan kami jadi berwarna. Ada cerita bonus kalau nanti lagi throw the story back, kan? :p Bye Macau.

Day 3, 26 Maret 2014

Kaki Rino bengkak. Jadi doi stay di hotel. Saya gabung sama rombongan ibu-ibu ke The Peak. Tadinya hanya mau strolling around Causeway Bay, Center, HKIA. Tapi nggak taunya malah menuju ke The Peak.

???????????????????????????????

Oh ya, kalau nggak suka jalan kaki, mending pas keluar dari MTR, nyebrang trus naik tram, bis, atau taxi. Jalannya JAUH aja! Kebayang, nggak? Saya nggak bawa stroller, dan Menik yang pegel kaki pasti minta gendong. ENCOK komandan! Tadinya mau skip aja, nunggu di mall, karena agak nggak rela ngeluarin $HKD68 buat tiket Peak Tram aja.Β Kami memang nggak berencana masuk Madame Tussauds dan mampir ke Sky Terrace.

???????????????????????????????

Eh saya baca kalau pake Octopus Card, bayarnya hanya $HKD28 dan jalurnya pun beda! HAHAHA. Lumayan nggak antri, dan lumayan nggak rasa rugi karena naik tram masa harus bayar mihil bingit :p Pas nyobain naik tram yang jalurnya menanjak tajam, seru juga, walau ya udah gitu aja.

20140326_171342

???????????????????????????????

Sampai di mall-nya, liat-liat suvenir, foto sama Bruce Lee di depan Madame Tussauds, makan donat di kafe kopi yang pemandangannya bagus banget, foto-foto di depan mall.

???????????????????????????????

Kemudian pulang naik bis tingkat yang mana pemandangannya bagus banget walau deg-degan kanan-kirinya tebing dan supirnya nyetir bagai orang kebelet pup. Sampai di Center, terminal terakhirnya ada di Center Pier.Jadi kami naik Star Ferry, bayar $HKD2.8 buat nyebrang ke Kowloon dari Pier 7.

unnamed (1)

Sampe Kowloon Harbour, makan MCD dulu di Harbour City, dan jalan kaki pelan-pelan menyusuri Nathan Rd sampe ke Hotel. Saat itu rasanya “kasur, I heart you! Kaki, I’m sorry!”

Day 4, 27 Maret 2014

DISNEYLAND!

Hari ini agendanya adalah main, jalan-jalan, foto di Disneyland. Ini adalah pengalaman pertama bagi kami bertiga. Iyaaaa, kami semua baru kali ini main ke Disneyland. Another ‘we have to maintain our expectation low” karena Menik usianya baru 30 bulan. Nggak bisa dipaksa untuk naik semua wahana, kalau anaknya mau nyusu ya disusuin dulu, dan kalau ada yang nggak kesampean, ya udah nggak apa-apa. Masuk aja udah BAHAGIA ternyata hahaha.

20140327_115206

Cerita lengkapnya udah di post di Mommies Daily. Untuk menuju ke Disneyland Hong Kong, kami hanya tinggal naik MTR menuju stasiun Sunny Bay Line. Habis gitu langsung sambung sama kereta bertema Mickey Mouse yang udah pasti bakal bawa kita ke Disneyland.

20140327_120900

Gerbang masuk dari gapura WELCOME itu ternyata masih jauh hehehe, tapi ada beberapa spot seru yang bisa dipake foto. Begitu masuk, kami sebetulnya ketemu Mickey&Minnie di main street, too bad line antrean sudah ditutup, jadi kami harus mengejar si karakter di spot lainnya. Berfoto bersama Disnye’s character ini lebih jadi prioritas dibanding menikmati wahana yang ada. Karena apa, buibuuu? Yak betul! Karena bawa balitaπŸ˜€

???????????????????????????????

Disney Resiza---

 

???????????????????????????????

Satu-satunya wahana yang ditumpangi adalah Slinky Dog Ride, itu juga karena tiba-tiba Menik minta hahahaha.. ya naik, deh! Padahal tadinya udah rada berasa “ya ampun, bayar segini beneran cuma buat jalan-foto doang yaaa?” Tapi melihat ekspresi Menik yang bahagia, kami juga ikutan senang, kokπŸ˜€

???????????????????????????????

???????????????????????????????

Kami berada di Disneyland hingga tutup, jadi jam 8 malam kami masih nonton parade kembang api yang masya Allah canggih dan cantik!! Bagi penggemar Disney, ngeliat montage berbagai karakter dan soundtracknya dijait jadi satu mapping yag rapih di Cinderella Castle ini bisa abikin rasa haru dan bahagia.

menik disney resto

 

815983-hong-kong-disneyland

Alhamdulillah, everybody’s happy! Nah, pas pulang, lagi-lagi hidup kami diselamatkan oleh Octopus Card. Jadi kan BANYAK BANGET orang yang juga mau pulang, dan ternyata banyak turis yang nggak make Octopus Card nor they don’t buy the ticket back first when they arrived, jadi harus antri lagi untuk beli tiket pulang dan itu ya ampun, wassalam, deh! Karena kami sudah pakai Octopus Card, jadi langsung turun ke stasiun dan bisa naik kereta pertama menuju Sunny Bay Line Station, and back to Tsim Sha Tsui.

Day 5, 28 Maret 2014

Kami pindah hotel ke wilayah New Territory, Sha Tin.

???????????????????????????????

20140326_112313

Sebelumnya, makan siang dulu Ebenezeer Kebab. You have to try their Roasted chicken with rice or frice. Well, I prefer Rice, nasinya gurih gitu, dan saus yoghurtnya super enak! Setelah itu keliling Tsim Sha Tsui sedikit sambil ngabisin waktu sebelum masuk ke waktu berangkat ke Bandara. Β Sekitar pukul 2, kami mengantar rombongan ibu-ibu dulu ke bandara, dan sepulangnya kami mampir dulu ke Causeway Bay.

???????????????????????????????

???????????????????????????????

DSC00428

And what? Nyari toko mobil-mobilan Rino aja, sih.. hahaha. Sempet dibuat keder sama Google Maps dan toko yang letaknya di gang, akhirnya ketemu juga si Dabox Store ini.

???????????????????????????????

???????????????????????????????

???????????????????????????????

Beres dari situ, mampir ke Ikea, makan dessert di Hui Lau Shan, dan ngejar MTR supaya cukup waktunya untuk balik ke Sha Tin. Kenapa? Karena kami harus berganti 4 jalur untuk bisa sampe ke New Territory! x)) Iya, memang transportasi umunya menyenangkan, tapi kami lupa ada anak kecil, yang mana ternyata udah bosen naik MTR! She said “Bu, naik kereta lagi? Jangan dong! Menik nggak boleh naik kereta lagiiii!” *Kemudian Cranky*

Day 6, 29 Maret 2014

Tujuan hari ini adalah Toy Market di Wan Chai. Sebelumnya ke daerah Sheung Wan dulu, cari toko gambar. Niatnya mau beliin oleh-oleh buat adek, pensil gitu buat gambar. Tapiiiii, toko gambar / melukis di HK ini ternyata HANYA menyediakan kuas saja. Begitu tanya “why you guys don’t sell any pencil or pen?” Jawabannya adalah “Well, you can go to the stationary store to find one!” Hahaha siakeekkk x) Ya nggak usah dikasih tahuuuu kalo begitu jawabannya. Menuju Wan Chai by MTR, keluar exit apa ya? Ah lupa hahaha A1 kalo nggak salah, terus nyebrang dan jalan ke kanan. Liat Jalan kecil sebelah kiri, there you will wind a road full with toys!

unnamed (2)

 

unnamed (3)

Barangnya ada yang asli dan replika, dan Rino nongkrongin toko mainan disitu sekitar 2 jam lah! hahahahaha.. Sambil nunggu, gue iseng tanya siapa yg mau pesan Lego karena aslik harganya super murah. Eh, yang dititipin pada habis, dong. Pada belom rejeki, ya :)) Beres dari Wan Chai, kita makan sore sebentar di McD sambil numpang toilet buat Menik. Oh yeah, anak ijk kan udah lulus dari pospak, jadi traveling ini sekaligus jadi test case, bepergian bersama anak yang sudah tidak pakai pospak. Verdict: AWESOME! hehehee ya, anaknya nggak pernah ngompol, kelepasan pup sekali aja, itupun pas udah deket hotel. Jadi bisa dibilang tak ada masalahπŸ˜‰

Day 7, 30 Maret 2014

unnamed (4)

Last day in HK! Mampir dulu ke daerah TST, beli beberapa titipan obat dan vitamin. Abis gitu check out jam 12 siang dan langsung cuss ke airport by taxi. Tadinya udah mau naik bis aja, eh supir taxinya bilang, koper gede gitu plus bawa anak. Naik taksi aja, nggak mahal kok! Ya udah deh, Ho-oh aja, udah capek juga dan males tambah capek kalo harus mikirin geret dua koper gede naik turun bis *pemalas* Check in went smooth, nggak ada drama over weight karena kami punya jatah 90KG since Menik udah beli tiket utuhπŸ˜€ Makan MCD, ngabisin sisa dollar di Disney Store dan 7/11. Rino bilang nggak usah nge-refund Octopus, because according to him, one day, we will visit HK again. Atur deh, Komandan!πŸ˜€

unnamed (5)

Hari terakhir ditutup dengan mengucapkan: Happy birthday, ya suamiiii! Semoga bisa menjadi imam yang baik dan selalu dilimpahkan dengan rasa bahagia dan kesehatan. Semoga senang dengan trip ini. We love you, Ayah!

Now back to Indonesia.

***

Jadi bagaimana dengan perjalanan bersama balita yang baru saja lulus potty training? Tanpa bermaksud sombong, saya katakan kalau semua hal yang terjadi di sana sangat menyenangkan. Spare pospak yang saya bawa untuk jaga-jaga, tidak terpakai sama sekali, Menik bisa berkomunikasi dengan baik, saya juga merajinkan (is this a word?) diri untuk mengajak Menik ke kamar mandi dimanapun ketemu toilet bersih.

Mari kita susun rencana jalan-jalan selanjutnya. Thank you Hong Kong!!

 

2 thoughts on “Embrace Your 30, Husb!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s