Hello December Twenty First

20131221-064401.jpg

Sudah tujuh tahun.

Tujuh tahun lalu, Kiki berdoa agar Allah SWT memberikan yg terbaik untuk Bapak, kalau memang mau dipanggil pulang, Insya Allah kami ikhlas. Tapi jika memang Bapak masih bisa sembuh, tolong berikan mukjizat agar Bapak sembuh dengan cepat.

Tujuh tahun lalu, sehari sebelumnya saya pulang ke Jakarta. Ibu mengirim pesan pendek, menyampaikan kalau Bapak yang biasanya tidak mau mengganggu anaknya yang sedang kuliah dan kerja di Bandung, kini memanggil nama saya. He wants me to be at home. Ketika sampai, Bapak seperti hilang kesadaran, tapi ketika saya bisikkan kalau saya sudah pulang, beliau tersenyum dan bilang “atur, ya, kak!”

Tujuh tahun lalu, 06.15, Bapak akhirnya menerima keputusan akhir yang Maha Kuasa. Saya terharu, saya terharu kalau doa saya didengar. Saya terharu, Bapak meninggal tanpa suara kesakitan, seperti pasrah dan ihklas. Saya mengucap Ahamdulillah karena Bapak tidak perlu lagi merasa kesakitan..

Pak, life without you is not the same, I miss you. So much. I miss our quick lunch time, I miss you bought me a LOT of books, I miss your hug, I miss you, I miss your thought, I miss you I miss you I miss you.

I hope Allah SWT will always hear my pray, I want you to be happy there. I love you, Bapak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s