One Happy Day At Lactasari Farm

20130905-161050.jpg

Emmm, ini adalah ketiga kalinya Menik main sama domba, kambing, kelinci, dan sapi. Dulu pertama kali kesini, weekend, jadi ada Rino. Kemarin sebetulnya kami mau ke PVJ-nya, tapi karena tempat parkir dekat Lactasari Farm yang terletak di roof top park area Paris Van Java Mall dan Menik ngeliat itu hewan ternak, jadi akhirnya kami mampir lagi kesana.

Oh saya belum pernah cerita, ya? Cerita dikit deh sebagai prolog haha. Turn out my smiley happy baby who love to scream her voice out loud adalah anak yang penakut. Contoh, lewat kebon binatang banyak kuda, mukanya over excited setiap lihat kuda, bahkan sibuk manggil “kuda kuda kuda..” setiap lihat kuda dari mobil atau lihat gambarnya, pas berdiri deket kudanya langsung badannya kaku meluk saya. Takut. Ditawarin untuk naik, pasti langsung melambaikan tangan, kiss bye dan bilang “ndak ndak.. dadaahhh…” ke kudanya sambil memeluk erat saya. Pfffftthh! Sudah 2 minggu ini saya dan suami berusaha mengajak Menik untuk naik kuda, tapi belum berhasil. Mudah-mudahan minggu depan, Menik sudah mau. Doakan kami! Mana aminnyaaa?

Thanks!

20130905-162901.jpg

Okay, back to Lactasari PVJ. Disini ada hewan ternak yang siap diberi makan oleh anak-anak. Setiap anak masuk membayar Rp.60.000.- sudah plus susu dan makanan untuk hewan dan satu kantung susu murni siap minum ketika selesai kunjungan. Mahal? Iya sih, tapi hanya anaknya saja yang bayar. Jadi kalaupun yang nganter serombongan orang tua, semua gratis kok! Nah, seperti yang saya perkirakan, ini anak usia 23 bulan pasti cuma semangat di depan, begitu masuk langsung ciut liat hewan-hewannya ada beneran. Mumpung sepi, saya jadikan kunjungan ini suatu pelajaran buat Menik. Lumayan lah bersabar hati ngasih tau pelan-pelan kalau tidak perlu takut dan hewan-hewan ini senang kalau diberi makan.

20130905-163102.jpg

20130905-163328.jpg

20130905-163456.jpg

20130905-183555.jpg

20130905-163735.jpg

Berhasil? oh tentu belum! Menik hanya sibuk meminta saya untuk memberi makanan ke kelinci, kambing dan domba. Meniknya jadi penonton. Beberapa kali hampir mau memberi makanan ke kelinci, tapi tidak jadi. Lagi-lagi ibunya yang jadi tumbal. Tapi udah lumayan banget, anaknya mau jalan-jalan seputar kandang, tidak minta digendong sama sekali. Nah, yang selalu bikin kesel itu pas udahan. Karena seperti anak kebanyakan yang lama puasnya, Menik masih ingin berada di peternakan padahal keranjang makanan sudah habis isinya. Walau tidak tantrum, tapi tetap saja ada rengekan dan harus digendong menuju mobil sambil memberi pengertian kalau kami harus pulang.

20130905-183409.jpg

Ah Menik, salah satu nama kamu itu artinya pemberani loh, I chose Nabitha from Sanskrit, means fearless! C’mon girl, be fearless! Ibu yakin deh, kamu sebetulnya berani.. Besok kita main kesini lagi, Menik yang kasih makan sendiri, ya! Oke?😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s