Hardikan Nona Menik

Tiga hari belakangan ini, my dearly baby yang usianya masuk 6 bulan 2 minggu, mulai mengeluarkan satu suku kata. Berbeda dengan kebanyakan bayi yang biasanya mengeluarkan kata pertama “mamamamaam” atau “babababaa” Bayi saya memilih satu kata yang mirip dengan hardikan, yaitu “HEH” hahahaa..

Pertama kali Menik bilang “Heh”, kita tidak ada yang ngeh.. Tapi kemudian, setelah diperhatian, anak saya ini selalu mengeluarkan suara berbunyi “Heh” ketika memanggil atau ketika ingin menyampaikan sesuatu. Jadi sekarang, Menik akan selalu bilang “Heh” jika memanggil orang, atau ketika ingin sesuatu. Tinggal saya aja yang harus pintar-pintar mengartikan apa maksud “heh” yang ini dengan “heh” yang itu.

Namun saya penasaran. Kenapa anak saya memilih kata “heh” sebagai kata pertamanya. Tadinya saya kira, pelakunya adalah adik saya, yang sejak hari pertama bertemu dengan Menik selalu melontarkan kata “heehh” sambil menyentuh halus pipi atau perutnya. Ternyata pelakunya adalah saya sendir. Iya, saya.. ibunya :p Sore ini saya sadar, kalau saya selalu bilang ” Ehh.. heh! Menik, jangan dijilat lantainya” atau “Heeeh, jangan makan kabel” x)))) Haduuhh! Maaf ya, Naakk… hehehe.. Ibu telat nih sadarnya ehehehe.. Padahal saya sering mewanti-wanti orang disekitar saya untuk menjaga omongan dan juga melafalkan kata dengan benar (tidak dicadelin biar imut ala-ala babytalk), loh! Eh, sayanya yang kecolongan.

Jadi ibu-ibuuu, jangan dicontoh nih kebiasaan saya ya.. terbukti kan, anak niruin apa yang didengar. Yuk, kasih dengar kata-kata yang baik hihiii..

One thought on “Hardikan Nona Menik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s