Menik’s First (Pillow) Phone

Berawal dari pengamatan saya beberapa hari ini, Menik terlihat tertarik dengan warna oranye dan tombol-tombol keyboard di BB saya. Setiap saya pegang BB sambil memangku Menik, pasti ikutan mencet (padahal umurnya baru 3m2w). Terus kalau saya lagi nyusuin sambil tiduran, biasanya saya pegang BB diatas kepalanya, Menik juga bakal ngeliatin BB saya seakan-akan bilang “Itu apa sih, Bu? Dipegangin melulu” :p

Entah kepo sama BB, entah kepengen megang, entah kesel karena saya selalu memegang BB (maklum kerjaan sekarang via email) Atau mungkin saja hanya tertarik melihat warna oranye si pouch-nya.

Akhirnya kemarin, saya membuat Pillow Phone untuk Menik pegang-pegang. Bahannya cuma kain flanel sisa, dakron, lem UHU, gunting, jarum, benang. Berbekal dengan kemampuan prakarya yang nge-pas, akhirnya jadi juga. Hehehe.. I’m a proud mother judulnya, karena Menik senaaaang dengan handphone barunya.

Nah, udah ya, Nak. Menik udah punya sendiri hihii.. jangan kepo lagi deh sama BB ibu :p

4 thoughts on “Menik’s First (Pillow) Phone

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s